i'm walking up from my summers dream again
try to thinking if you're alright
then i'm shattered by the shadow of your eyes
knowing you're still here by my side
*) I can see you if you're not with me
I can say to my self if you're okay
I can fell you if you're not with me
I can reach you my self, you show me the way
life was never be so easy as it seems
'till you come and bring your love inside
no matter space and distance make it look so far
still I know you're still here by my side
*)
you've made me so alive, you give the best for me.. loe and fantasy
and I never feel so lonely, cause yoe're always here with me....
always here with me.... *)
I'm walking up from my summers dreama again
try to thinking if you're alright
then I'm shatterd by the shadows of your eyes
knowing you're still here by my side
Tampilkan postingan dengan label apa yya... ??. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label apa yya... ??. Tampilkan semua postingan
Senin, 23 April 2012
NOT WITH Me
Label:
apa yya... ??
Lokasi:
Yogyakarta, Indonesia
Selasa, 22 November 2011
Love = Waiting for A Bus.... Ada Benernya Sih...
Love = Waiting 4 A Bus.... Ada Benernya Sih...
Cinta itu sama seperti orang yg sedang menunggu bis
Sebuah bis datang, dan kamu bilang,
"Wah..terlalu penuh, sumpek, bakalan nggak bisa duduk nyaman neh! Aku tunggu bis berikutnya aja deh."
Kemudian, bis berikutnya datang.
Kamu melihatnya dan berkata,
"Aduh bisnya kurang asik nih, nggak bagus lagi.. nggak mau ah.."
Bis selanjutnya datang, cool dan kamu berminat,
tapi seakan-akan dia tidak melihatmu dan lewat begitu saja.
Bis keempat berhenti di depan kamu.
Bis itu kosong, cukup bagus, tapi kamu bilang,
"Nggak ada AC nih, bisa kepanasan aku".
Maka kamu membiarkan bis keempat itu pergi.
Waktu terus berlalu,
kamu mulai sadar bahwa kamu bisa terlambat pergi ke kantor.
Ketika bis kelima datang,
kamu sudah tak sabar,
kamu langsung melompat masuk ke dalamnya.
Setelah beberapa lama, kamu akhirnya sadar kalau kamu salah menaiki bis.
Bis tersebut jurusannya bukan yang kamu tuju!
Dan kau baru sadar telah menyiakan waktumu sekian lama.
Moral dari cerita ini :
sering kali seseorang menunggu orang yang benar-benar 'ideal'
untuk menjadi pasangan hidupnya.
Padahal tidak ada orang yang 100% memenuhi keidealan kita.
Dan kamu pun sekali-kali tidak akan pernah bisa menjadi 100% sesuai
keinginan dia. Tidak ada salahnya memiliki 'persyaratan' untuk 'calon',
tapi tidak ada salahnya juga memberi kesempatan kepada yang berhenti di
depan kita.
Tentunya dengan jurusan yang sama seperti yang kita tuju.
Apabila ternyata memang tidak cocok, apa boleh buat.
tapi kamu masih bisa berteriak 'Kiri' ! dan keluar dengan sopan.
Maka memberi kesempatan pada yang berhenti di depanmu,
semuanya bergantung pada keputusanmu.
Daripada kita harus jalan kaki sendiri menuju kantormu,
dalam arti menjalani hidup ini tanpa kehadiran orang yang dikasihi.
Cerita ini juga berarti,
kalau kebetulan kamu menemukan bis yang kosong,
kamu sukai dan bisa kamu percayai,
dan tentunya sejurusan dengan tujuanmu,
kamu dapat berusaha sebisamu untuk menghentikan bis tersebut di
depanmu, agar dia dapat memberi kesempatan kepadamu untuk masuk ke dalamnya.
Karena menemukan yang seperti itu
adalah suatu berkah yang sangat berharga dan sangat berarti.
Bagimu sendiri, dan bagi dia.
Lalu bis seperti apa yang kamu tunggu? :-)
Sebuah bis datang, dan kamu bilang,
"Wah..terlalu penuh, sumpek, bakalan nggak bisa duduk nyaman neh! Aku tunggu bis berikutnya aja deh."
Kemudian, bis berikutnya datang.
Kamu melihatnya dan berkata,
"Aduh bisnya kurang asik nih, nggak bagus lagi.. nggak mau ah.."
Bis selanjutnya datang, cool dan kamu berminat,
tapi seakan-akan dia tidak melihatmu dan lewat begitu saja.
Bis keempat berhenti di depan kamu.
Bis itu kosong, cukup bagus, tapi kamu bilang,
"Nggak ada AC nih, bisa kepanasan aku".
Maka kamu membiarkan bis keempat itu pergi.
Waktu terus berlalu,
kamu mulai sadar bahwa kamu bisa terlambat pergi ke kantor.
Ketika bis kelima datang,
kamu sudah tak sabar,
kamu langsung melompat masuk ke dalamnya.
Setelah beberapa lama, kamu akhirnya sadar kalau kamu salah menaiki bis.
Bis tersebut jurusannya bukan yang kamu tuju!
Dan kau baru sadar telah menyiakan waktumu sekian lama.
Moral dari cerita ini :
sering kali seseorang menunggu orang yang benar-benar 'ideal'
untuk menjadi pasangan hidupnya.
Padahal tidak ada orang yang 100% memenuhi keidealan kita.
Dan kamu pun sekali-kali tidak akan pernah bisa menjadi 100% sesuai
keinginan dia. Tidak ada salahnya memiliki 'persyaratan' untuk 'calon',
tapi tidak ada salahnya juga memberi kesempatan kepada yang berhenti di
depan kita.
Tentunya dengan jurusan yang sama seperti yang kita tuju.
Apabila ternyata memang tidak cocok, apa boleh buat.
tapi kamu masih bisa berteriak 'Kiri' ! dan keluar dengan sopan.
Maka memberi kesempatan pada yang berhenti di depanmu,
semuanya bergantung pada keputusanmu.
Daripada kita harus jalan kaki sendiri menuju kantormu,
dalam arti menjalani hidup ini tanpa kehadiran orang yang dikasihi.
Cerita ini juga berarti,
kalau kebetulan kamu menemukan bis yang kosong,
kamu sukai dan bisa kamu percayai,
dan tentunya sejurusan dengan tujuanmu,
kamu dapat berusaha sebisamu untuk menghentikan bis tersebut di
depanmu, agar dia dapat memberi kesempatan kepadamu untuk masuk ke dalamnya.
Karena menemukan yang seperti itu
adalah suatu berkah yang sangat berharga dan sangat berarti.
Bagimu sendiri, dan bagi dia.
Lalu bis seperti apa yang kamu tunggu? :-)
Sabtu, 22 Oktober 2011
Laki-laki tua berpeluang menghasilkan anak cacat..... Benarkah???
Pada umumnya, ibu sering menjadi tertuduh pada saat ia melahirkan bayi penyandang cacat atau pengidap penyakit keturunan. Sebaliknya, si bapak praktis terhindar dari gu jingan dan selalu dianggap subur yang mampu menjadi bapak dari anak anak sehat, bahkan sampai usia senja. Akhir akhir ini banyak bukti yang menunjukkan bahwa laki laki merupakan sumber dari sebagian besar mutasi genetika baru, bukan perempuan. Oleh karena itu, muncul hipotesis bahwa laki laki bertanggung jawab atas mayoritas penyakit bawaan yang secara sepintas tidak jelas asal usulnya. Hal tersebut terjadi karena semakin tua usia laki laki, maka semakin tinggi peluang mutasi genetic spermanya.
Kekeliruan bawaan sel sperma belum banyak mendapat perhatian dari para ahli. “ini merupakan subjek yang selama ini tidak begitu mendapat perhatian,”kata Dr. James Crow, ahli genetika Universitas Wisconsin, Madison, Amerika Serikat.
Sekitar setengah abad silam, (1950-an), J.B.S. Haldane (ahli genetika asal Skotlandia) menduga bahwa kasus hemophilia yang baru muncul di tengah keluarga yang sebelumnya tidak mencatat sejarah penyakit demikian, agaknya merupakan hasil penyimpangan genetika yang bersumber dari sel sperma, bukan sel telur. Dasar pemikirannya adalah sel telur telah terbentuk penuh selama pengembangan janin dan tidak lagi mengalami pembagian sel lanjut setelah lahir, sedangkan sel kelamin moyang akan mencikal bakali sperma laki laki akan terus berbagi sepanjang hidup seseorang. Semakin banyak pembagian sel tersebut, semakin besar peluang muutasi titik bisa terjadi saat kromosom berduplikasi.
Baru-baru ini, para ilmuwan berhasil memperihatkan bahwa gen-gen pada kromosom Y yang hanya dimonopoli laki-laki ternyata memiliki laju lebih cepat dibandingkan gen-gen pada kromoson X. para ilmuwan menaksir bahwa laju mutasi genetika dalam sel-sel sperma enam kali lebih tinggi dibandingkan dalam sel telur. Kesenjangan laju mutasi makin melebar seiring dengan pertambahan usia. Makin uzur laki-laki, makin sering sel-sel moyang sperma mengalami pembelahan dan makin tinggi kemungkinan mutasi titik yang kemungkinan tertumpuk dalam kromosom. Misalnya, pada usia 13 tahun saat bocah laki-laki biasanya mulai memproduksi sperma, sel-sel kelaminnya telah berbagi sekitar 36 kali dan 23 kali setahun sesudahnya. Pada usia 20 tahun, sel sperma mengalami replikasi 200 kali, usia 30 tahun lebih kurang 430 kali, dan usia 45 tahun kira-kira 770 kali.
Bukti statistic menunjukkan bahwa laki-laki yang menjadi bapak pada usia lebih tua makin berpeluang menghasilkan anak penyandang cacat lahir, dibandingkan laki-laki lebih belia. Misalnya, bapak lebih tua menghadapi peningkatan resiko memiliki anak penyandang dwarfisme endroplastik, sindrom marsfan, atau miositis osifikan.
Bagaimana dengan kaum ibu? Menjadi ibu pada usia lebih tua masih berisiko melahirkan bayi cacat lahir. Bedanya, bukan dikaitkan dengan mutasi titik, tetapi kesalahan replikasi seluruh kroosom contohnya, sindrom down. Crow menambahkan, cacat kromosomal skala besar mudah dideteksi dalam tes perkelahiran sehingga masih mungkin untuk diantisipasi. Sebaliknya, sebagian besar mutasi titik sampai sekarang sulit didiagnosis secara dini sehingga baru diketahui saat bayi dilahiran. “saya kira kita dapat mengeliminasi mutasi pada manusia jika kaum laki-laki bereproduksi pada usia muda atau ingin memiliki anak belakangan, simpan saja spermanya yang massih muda dalam nitrogen,” sarannya.
Sumber: www.kompas.com dengan sedikit perubahan.
Buku BIOLOGi 3 SMA/MA kelas 3
Buku BIOLOGi 3 SMA/MA kelas 3
Langganan:
Postingan (Atom)